Sejarah KMA
Dalam kerangka sederhana, kehadiran KMA mulanya hanyalah sebagai
media saling jumpa, saling mengingatkan, saling bantu, saling belajar,
wadah sambung rasa dan sebagainya. Dalam perkembangan selanjutnya,
fungsi KMA sudah tidak sesederhana lagi seperti ketika pertama
didirikan (1974). Aktivitasnya semakin luas, dan banyak bergerak di
bidang keilmuan, keterampilan, olahraga dan seni. Sejak tahun 1994,
kedatangan mahasiswa Aceh dari tanah air mulai teratur. Dan hingga
2010, tercatat 334 mahasiswa Aceh yang tengah menempuh studi di Mesir,
di antaranya 73 mahasiswi. Melonjaknya kuantitas mahasiswa Aceh di
Kairo, Alhamdulillah juga dibarengi peningkatan kualitas dan kapasitas keilmuan.
Beberapa
aktivitas rutin KMA banyak membantu studi anggota, seperti bimbingan
muqarrar, kaji kitab, diskusi, memperkenalkan kebudayaan Aceh kepada
masyarakat internasional (tarian Saman), nasyid (Al Manar), orientasi
mahasiswa baru, pelatihan jurnalistik dan kepenulisan dan lomba karya tulis. Di samping itu, kegiatan
insidental juga ikut mendapat perhatian, khususnya di musim liburan,
seperti mengadakan kursus metodologi riset, latihan dasar kepemimpinan,
kajian fakultatif, perayaan hari besar Islam, dan lainnya. Mengeluarkan
buletin: El-Asyi (sebulan sekali) yang kini telah berusia genap 19
tahun, dan tetap eksis dalam penerbitan.




Tamu :35910 Org
Month : 293 Org
Today : 19 Org
Online : 5 Org